24 Januari 2013

Merubah Lukisan


Pada awal tahun 2013 kemarin aku belajar melukis dengan coretan coretan asal dengan hasil yang menurutku  sangat menakutkan, dan selama lebih satu bulan aku pandangi lukisan tersebut memang agak serem juga. Sampai suatu ketika Aku ingin mengubah lukisan tersebut tetapi bagaimana ya caranya? Namun tanpa berfikir panjang aku mengambil kuas dan cat minyak untuk "make over" lukisan tsb . Dan inilah hasil sebelum dan sesudahnya , ada komentar ?

01 Januari 2013

Belajar Melukis


Akhir tahun 2012, saya dan anak saya mengsisi waktu belajar melukis, kali ini menggunakan cat minyak dan kanvas. Melukis dengan cat minyak baru kali ini kami gunakan dan dengan mencoba hal tersebut kami mengerti keunggulan dan kesulitan menggunakan media tsb. dan inilah beberapa hasil karya kami, ngak tahu ini alairan apa yang penting menuangkan semua perasaan di dalam kanvas.

20 Februari 2012

Pindah Rumah

Tak terasa, selama kurang lebih dua tahun aku selalu mondar mandir Bekasi Bandung mengingat keluarga masih tinggal di Bekasi dan saya kerja di Bandung. Waktu itu sih rencananya saya langsung mencari kontrakan di Bandung hanya saja tabungan ngak mencukupi untuk rumah yang saya inginkan. Pikir punya pikir sementara mengalah untuk bolak balik Bekasi Bandung dan menegencangkan ikat pinggang untuk mendapatkan rumah kreditan dan Alahamdulilllah semua terwujud sehingga akau dan keluarga dapat boyongan ke rumah di Bandung. Saya dan keluarga berharap dengan kenikmatan ini saya semakin bersyukur dan bersabar dan semoga dengan menempati rumah ini saya sekeluarga selalu menadapat lindungan Allah Swt, dan sehat wal afiat.

31 Januari 2012

Permainan Ranjau

Pagi yang indah telah membuka lembaran baru membuat suasana menjadi ceria hal ini karena semua keluarga telah berjanji menuju suatu tempat untuk bertemu dan bergembira. Dalam perjalanan yang berkelok kelok akhirnya sampai juga pada tujuan yang ditetapkan, dan untuk membuka suasana agar lebih sumringah maka dibuatlah acara keluarga salah satunya adalah melewati ranjau dengan mata tertutup tetapi mendapat panduan dari kawan dipingir lapangan.
Memang seru sekali, karena sibuta biasanya tidak mendengar perintah dari rekan dan kadang mengandalkan naluri sendiri tanpa memperdulikan perintah dari yang dapat melihat dengan sendirinya akhirnya terjebak dalam ranjau, berarti gagallah usahanya melewati jebakan itu. Memang dalam permainan ini dibutuhkan kerjasama dan satu sama lain saling percaya untuk mencapai suatu tujuan.

22 September 2011

Kadal Buntung


Setiap hari kau berjalan dengan membusungkan dada
Denganmu semua urusan dapat diatur
Semua aturan, norma akan kamu labrak
Yang penting bagimu jatah fuluss yang berlimpah

Hai Kadal, mengapa kamu selalu mengkadali
Akal bulusmu selalu bereaksi
Sikat, embat harta Negara adalah kesukaannmu
Membutungi mangsa adalah hobbymu

Dasar Kadal, buntung lagi!
Kau adalah musuh Negara nomor wahid
Denganmu Negaraku hancur lantak
Tak sudi Bumi ini menerimamu
Enyah Kau dari Bumi Pertiwi

12 Mei 2011

"Celimpungan"

Pagi itu masih terasa dingin karena angin yang menerpa sekujur tubuhku saat aku didepan rumah membuat kulit beraksi merinding disco, dan dari beranda rumah aku melihat banyaknya kendaraan berlalu lalang hilir mudik yang berarti aktivitas pagi hari sudah dimulai dan aku mulai melihat temeram sinar menguning dari sang surya mulai memberi kehangatan bumi untuk menghilangkan sisa sisa embun di pucuk daun anggrek yang ada di depan rumah. oh alangkah indahnya .....
Namun tak berapa lama ada nada dering dalam perutku berbunyi yang berarti pertanda aku membutuhkan kalori, Sang perdana menteri langsung menganalisa kira kira makanan apa yang perlu aku makan di pagi ini di kota Sriwijaya ini? Akhirnya tak berapa lama sang perdana menteri memutuskan makanan khas untuk sarapan yaitu "celimpungan".
Dengan bergegas seolah tanpa menghiraukan keadaan sekiling aku langsung menuju sepeda motor yang aku parkir di sebelah rumah dan langsung aku start menuju tujuan warung penjual celimpungan, dan alangkah dinginnya angin yang menerpa muka karena laju sepeda motor begitu cepat wuuuus wuuuus, sampailah di warung penjual celimpungan.
Kumakan dengan nafsu yang menggebu tak terasa keringat bercucurun di kepala oooh alangkah nikmatnya santapan ini seolah membuat lidah masih meliuk liuk manari cha cha dan samba dan aku akhiri dengan minum air teh hangat yang membuat air berjalan dari tenggorokan menuju perut yang menyebabkan seluruh tubuh berkeringat dan bergetar aku bersyukur menyebut "alhamdulillah"

Berkumpul dengan Keluarga