
Setiap hari kau berjalan dengan membusungkan dada
Denganmu semua urusan dapat diatur
Semua aturan, norma akan kamu labrak
Yang penting bagimu jatah fuluss yang berlimpah
Hai Kadal, mengapa kamu selalu mengkadali
Akal bulusmu selalu bereaksi
Sikat, embat harta Negara adalah kesukaannmu
Membutungi mangsa adalah hobbymu
Dasar Kadal, buntung lagi!
Kau adalah musuh Negara nomor wahid
Denganmu Negaraku hancur lantak
Tak sudi Bumi ini menerimamu
Enyah Kau dari Bumi Pertiwi