13 Mei 2009

"Soto Mie"

Sudah lama ngak posting didunia Blog akhirnya ada kesempatan waktu dan juga sudah kangen sama rekans karena sudah lama ngak berkunjung. Kali ini bercerita tentang urusan makanan yaitu "Soto Mie". Sejak pagi belum sarapan nasi membuat perut keroncongan dan tiba tiba istri kepingin dibelikan soto mie, dan karena itu saya bersama saudara, saya ajak untuk membelinya karena dia yang tahu tempat jualan makanan tersebut.
Pagi itu cuaca terasa panas sekali apalagi naik motor dengan perjalanan yang begitu jauh dan jalan yang banyak berlubang, tambah deh susasana jadi sumpek. Namun karena keinginan untuk makan soto mie yang sangat besar rintangan tersebut tak saya hiraukan dan akhirnya sampai juga ke tempat tujuan.
Begitu motor saya parkir saya bersama Saudara langsung pesan 2 mangkok untuk dimakan ditempat. Ouh alangkah nikmatnya makanan tsb. sehingga kami makan dengan lahap dan dalam sekejap saja ludes sudah makanan tersebut. Sambil istirahat sebentar dan minum es teh manis, saya pesan 4 bungkus lagi untuk dibawah pulang. Dengan cekatan penjual menyiapkannya sehingga saya langsung menanyakan berapa total yang harus saya bayar. Alangkah terkejutnya saya ketika saya mau bayar ternyata dompet saya ketinggalan dan Saudara saya juga tidak bawa uang juga (#$??$$???????)

17 April 2009

Gaya Hidup "Konsumtif"

Pada Jaman sekarang, hampir setiap orang tidak terlepas dari hutang dan memang istilah ngutang (maaf bukan Kutang) saat ini tidak populer namun untuk ngetren diganti menjadi kredit tetapi itu sama juga dengan mengutang. Hampir setiap barang dapat dibeli dengan sistem kredit baik rumah, mobil, baju, handphone dll, dan apalagi saat ini hampir setiap orang mempunyai Kartu sakti yaitu "Kartu Kredit" yang kegunaannya para pemilik kartu ini ketika belanja di pusat pusat perbelanjaan cukup dengan menggesekannya, dan tanda tangan maka barang belanjaan sudah dapat dibawa pulang. Gaya hidup ini sudah menjadi "in" karena tidaklah bonafide seseorang kalau tidak mempunyai Kartu Kredit dan juga kita sangat dimanja dengan kemudahan untuk berhutang.

Pertanyaan yang sangat mendasar adalah apakah semua barang yang ada di pusat perbelanjaan kita butuhkan semua seolah olah kita menjadi kemaruk untuk memilikinya dengan cara mudah lagi. Dan biasanya penyesalan timbul di akhir yaitu pada saat tidak dapat mengangsur tagihan tersebut bahkan debt collector krang kring telepon melulu dengan kata kata yang sadis. Sudah siapkah untuk hal tersebut, pikirkanlah terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli barang!
Lebih baik gemar menabung daripada gemar berhutang.

06 April 2009

Pesta Demokrasi

Dua hari lagi Pemilu Legislatif akan diselenggarakan di Indonesia, sudah siapkah rekan semua akan pilihan yang akan Anda Pilih ?, Jangan jangan cara menggunakan hak pilihnya kagak tahu ? Namun saya berpendapat rekan semua pasti sudah tahu cara menggunakan hak pilih karena para blogger mania pastilah sudah teredukasi tentang hal tersebut. Hanya kalau siapa yang akan menjadi pilihan itu dapat dipastikan agak rumit karena begitu banyak pilihan, namun yang pasti jangan salah pilih tetapkan hati rekan semua akan pilihan yang sesuai dihati yang dapat mewakili hati rekan semua , Selamat memilih dan berdemokrasi. Semoga Indonesia Damai dan membawa perubahan kearah perbaikan.

17 Maret 2009

Kemampuan Otak Serangga



Pernah lihat seekor lebah, yang terbang begitu lincah. Berapa banyak sel otak yang dimiliki oleh lebah untuk "memproduksi" semua perilakunya ? Bukan beberapa juta seperti yang diduga oleh banyak orang, tetapi hanya beberapa ribu. Marilah kita bandingkan dengan jumlah sel otak manusia :

Jumlah sel otak lebah : 10.000
Jumlah sel otak manusia : 1.000.000.000.000 (satu trilyun)
Persentasi sel otak lebah: sel otak manusia : 1/100.000.000

Dengan beberapa ribu sel otak, yang merupakan satu per 100 juta volume sel otak manusia, apa yang dapat dilakukan oleh seekor lebah ?

Dengan beberapa ribu sel otak,lebah dapat:
1. Membangun, Lebah adalah salah satu arsitek besar di dunia serangga. Mereka membangun "gedung gedung bertingkat" yang rumit dan kompleks sehingga dapat ditinggali oleh seluruh komunitasnya.
2. Merawat anaknya
3. Mengumpulkan serbuk sari dan informasi
4. Berkomunikasi. Melalui gerakan,suara, dan sikap tubuh lebah dapat saling mengkomunikasikan informasi yang rumit tentang lokasi dan jenis tanaman yang sedang bersemi.
5. Menghitung. Lebah dapat menemukan kembali benda benda pilihannya dengan mengingat jumlah hal hal yang menonjol di dalam perjalanan menuju tujuan yang diinginkannya.
6.Menari. Ketika kembali ke sarangnya, lebah melakukan sebuah tarian yang kompleks untuk menyampaikan pesan tentang lokasi dan informasi navigasi tentang penemuan baru.
7. Membedakan lebah lainnya.
8. Makan
9. Berkelahi. Bukan sekedar berkelahi, tetapi berkelahi dengan keras,terfokus, cepat, dan berkoordinasi dengan "perlengkapan perangnya".
10. Terbang
11. Mendengar
12. Belajar
13. Hidup di dalam sebuah masyarakat yang teratur dan berfungsi dengan benar (bandingkan dengan perilaku kita)
14. Membuat keputusan. Lebah dapat membuat memutuskan untuk mengubah suhu sarangnya, mengirim atau tidak mengirim informasi, untuk berkelahi atau bermigrasi.
15. Navigasi. Dalam skala kecil, lebah setara dengan pesawat terbang yang canggih. Bayangkan ketika lebah mendarat di atas sebuah daun yang bergoyang di angin yang kencang.
16. Memproduksi madu.
17. Mengatur suhu. Ketika sarang menjadi panas, sekelompok lebah akan bekerja sama mengatur suhu sekitar sepersepuluh derajat dengan menggunakan sayap sayap sebagai kipas angin besar sehingga angin sejuk bisa mengalir sampai dicapai suhu yang mereka inginkan.
18. Mengingat.
19. Reproduksi
20. Melihat termasuk cahaya ultraviloet
21. Mencium Bau
22. Berkerumun dalam formasi yang lebih canggih daripada yang dilakukan oleh skuadron jet tempur
23. Mengecap
24. Berfikir
25. Menyentuh

Jika seekor lebah dapat melakukan semua ini hanya dengan beberapa ribu sel otak, apakah kita menggunakan dengan baik satu trilyun sel otak kita ?

05 Maret 2009

"Bersatu"

Pernah mendengar pepatah "Bersatu kita teguh bercerai kita nikah lagi" eh salah maksudku bercerai kita runtuh, mungkin pepatah ini pernah diajarkan waktu duduk di Bangku Sekolah Dasar dan dengan memberi ilustrasi bahwa antara sebatang lidi dibandingan dengan seikat kumpulan lidi menjadi sapu lidi yang mempunyai kekuatan dan kegunaan yang lebih.
Kalau sekarang bersatu padu dengan bahasa keren "Sinergi" karena dengan sinergi kita dapatkan beberapa hal yaitu :
1. Kekuatan akan bertambah karena 1+1 tidak selalu menjadi 2 tetapi bisa lebih dari itu misal seorang laki dan wanita kalau sudah menikah kemungkinan akan membentuk keluarga dengan bertambahnya anak jadi totalnya bisa 3,4,5 dst
2.Dengan bersatu akhirnya kita bisa peduli sesama anggota (senasip sepenanggungan) asalkan jangan ada yang berkhianat keluar pada komitmen (tujuan yang ditetapkan)
Seharusnya demikianlah dalam mengurus rumah tangga, organisasi dan negara.

26 Februari 2009

Begaya

Kalau melihat anak kecil yang periang rasa hati juga sangat plong, hal ini terjadi pula pada keluarga kami yang kebetulan lagi berjalan di salah satu Mall di Bekasi si kecil dengan santainya seolah tidak ada yang memperhatikan langsung begaya ala peragawati di depan cermin salah satu counter sepatu. Entah siapa yang ngajarin perasaanku waktu saya dan nyonya tidak seperti itu ? apa ini karena sering banyak tontonan ya

Berkumpul dengan Keluarga