13 Februari 2009

Semangat Mencari Rejeki


Kata orang bijak "Rejeki itu sudah diatur" dalam bahasa yang nyata atau konkrit Rejeki tidak mungkin salah alamat dan kalau menurut pemikirian saya, kita sebagai insan harus memperjuangkan untuk mendapatkannya dengan cara yang benar sehingga memperoleh hasil yang sebaik baiknya. Jika kita memperhatikan suasana di Stasiun kereta Api setiap pagi hari kita melihat wajah wajah setiap orang mempunyai semangat baru untuk menghasilkan prestasi kerja agar rejekinya tidak dipatok ayam. Coba deh lihat foto semangat orang orang ini mulai dari menunggu Kereta datang masuk rangkaian gerbong dan seterusnya.

09 Februari 2009

Xung Ci Yuk


Kalau hari Imlek (Tahun baru Gong Xi Fa Cai) bagi Saudara kita Masyarakat Tionghoa pastilah mereka berharap turun hujan karena konon menurut cerita bahwa kalau turun hujan rejeki akan bertambah banyak syukur syukur hujannya lebat dan memang menurut prakiraan cuaca bahwa Daerah Jakarta dan sekitarnya pada bulan Pebruari ini s/d pertengahan Maret masih dalam kondisi diguyur hujan.

Berikut foto Jakarta diguyur hujan yang lebat serta mendung yang begitu tebal dan mudah mudahan tidak banjir karena akan mengakibatkan sebagian Massyarakat akan melakukan gerakan Xung Ci Yuk (Ngunsi yuk)

05 Februari 2009

Boyongan



Setelah berlangsung kurang lebih dua minggu akhirnya seluruh keluargaku dan All perabot rumah tangga diboyong ke rumah kontrakan baru di Bekasi. Untuk urusan packing perabotan rumah tangga yang kecil kecil sudah dihandle oleh nyonya dan bahkan masih ada beberapa kotak yang belum pernah kami buka selama beberapa kali pindah. Memang kalau dihitung hitung kurang lebih 16 tahun kami sekeluarga keliling di Pulau Sumatera tepatnya di Kota Palembang, Batam, Medan dan Banda Aceh sehingga keluarga kami banyak sahabat dan yang seru adalah aneka makanan yang bervariasi.

Di Bekasi penginnya langsung istirahat tetapi apadaya barang dari Banda Aceh baru masuk sehingga langsung begebuk menata ulang kembali barang dan untuk kegiatan ini saya harus mengambil cuti karena membutuhkan waktu khusus, disamping itu yang tak kalah pentingnya adalah mencari sekolah untuk si kecil dan sebagai Warga yang baik harus lapor dong ke Pak RT. Beruntung kali si kecil tidak pernah rewel dan mudah untuk bersosialisasi untuk pindah kota sehingga dengan cepat dia dapat kawan.




Memang hidup berpindah pindah ada nilai plus dan minusnya tergantung kita yang menjalaninya, Bagaimana menurut Anda ?

21 Januari 2009

Kabayan Turun Kota

Pernah dengar kalimat "Kabayan turun kota" saya yakin rekan rekan pasti pernah dan meyaksikan Film tersebut kalau ngak salah dibintangi oleh Didi Petet, namun kali ini bukan cerita film tetapi kenyataan hidup yang saya alami karena sejak pertengahan Januari 2009 saya mutasi dari Banda Aceh ke Jakarta Ibukota Indonesia.

Sebenarnya berat juga ninggalin Kota Aceh walaupun kurang lebih 2 tahun bertugas disana namun banyak kenangan dan pelajaran yang saya dapat, apalagi mikirin pengangkutan barang dari Aceh ke Jakarta yang terbilang mahal untuk ukuran saya ditambah lagi berpisah sementara dengan anak istri, ualah tambah deh mumetnya. Dan dapat Anda bayangkan dari kota kecil pindah ke ibukota dengan hiruk pikuk dan sejuta problem membuat diriku seperti judul film diatas, namun dengan semangat yang ada saya bertekad untuk dapat menaklukan kota ini.

30 Desember 2008

Acara Tahun Baru




Senin tepatnya tanggal 29 Desember 2008 bertepatan dengan 1 Muharam 1430 H berarti memasuki hari pertama di tahun baru Islam yang berarti hari libur Nasional. Kegiatan di Pagi Hari sudah saya mulai yaitu mengantar si Kecil mengikuti Karnaval keliling kota Banda Aceh dengan Finish di Pendopo Gubernur NAD (Nangggroe Aceh Darussalam) , melihat mereka berjalan penuh semangat senang juga walaupun kalau diukur panjang rute yang ditempuh lumayan juga untuk ukuran anak TK. Justru orang tua banyak ngos ngosan dibanding anak kecil apa pengaruh umur atau suasana yang berbeda, aku sendiri ngak mudeng.


Setelah mengikuti karnaval kami pulang ke rumah dengan harapan sikecil dapat beristirahat eh ternyata dan ternyata masih masih main terus sampai jam 1 Siang sehingga saya tawarkan bagaimana kalau kita pergi ke tempat kolam renang anak anak dan wisata alam out bound yang baru di buka di Banda Aceh , Setuju setuju .



Wah langsung aja kami tancap gas menuju lokasi yang tidak begitu jauh jarak tempuhnya hanya saja waktu di lokasi sikecil langsung ke kolam renang sedangkan saya keliling keliling untuk melihat lokasi out bound. Mata saya langsung tertuju pada lokasi dimana seseorang meluncur dengan seutas tali pada ketinggian tertentu dan supaya kagak penasaran saya ingin coba dong karena kalau sudah aki aki pengin nyoba mainan ini pasti di ketawain. Dahulu sih pernah nyoba tetapi tidak setinggi ini dan sepanjang ini , walaupun dibantu peralatan yang sederhana akhirnya saya coba juga dan hasilnya ternyata ngeri ngeri sedap.



19 Desember 2008

Berapa Umurmu



Kalau kita ditanya berapa umurmu sekarang, pastilah ada yang menjawab lima puluh tahun, empat puluh tahun, tiga puluh tahun dan seterusnya, dan apabila kita renungkan sejenak dan kita rinci lebih detil bahwa satu tahun terdiri dari 12 bulan, satu bulan terdiri 30 hari, satu hari terdiri 24 jam, 1 jam terdiri dari 60 detik.


Dan ternyata umur kita terdiri dari detik detik waktu yang berjalan dan kalau kita amati lagi setiap detik ada beberapa detak detak jantung kita, Jadi umur kita terdiri dari detak detak jantung kita dan apabila detak jantung kita berhenti artinya kita sudah modar alias sudah awarahum. Pertanyaannya apakah kita meyadari apa yang telah kita perbuat setiap detak jantung kita ? Dan berapa lama lagi jantung kita berdetak ?

Berkumpul dengan Keluarga